Gajah Yang Serakah

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fabel (Hewan)
Lolos moderasi pada: 20 March 2017

Pada suatu hari ada gajah dan angsa. Dua sahabat itu sangatlah akrab, susah senang bersama. Karena mereka selalu bersama mereka berencana membuat perkebunan buah-buahan

“hai, gajah maukah kamu membuat perkebunan buah” kata angsa.
“ya, aku mau” jawab gajah.
“ya udah kita berdua berkumpul di dekat sungai sana”
“wokeh?”

Pada esok harinya kedua sahabat itu berkumpul di dekat sungai dan mulai membuat perkebunan buah
“mari mari gajah kita beraksi” kata angsa
“let’s go bray” jawab gajah

Kemudian mereka mulai membuat kebun. mereka slalu menolong satu sama lain. hari pun mulai menginjak sore gajah pun mulai merasa kecapekan tetapi angsa masih semangat.
“angsa aku sudah cape”
“Kurang sedikit saja gajah, kita akan selesai”
“kau selesaikan saja sendiri sa. aku mau pulang”
“tapi jah…”
“udah jangan banyak cing-cong”

Gajah pun mulai pergi meninggalkan perkebunan. angsa pun mengerjakan sendiri dengan sabar. hari pun sudah petang.
“akhirnya aku sudah selesai. Pasti gajah senang melihat semua ini”

Angsa pun mulai berjalan pulang. Gajah memikirkan angsa karena tadi sore dia meniggalkan angsa sendirian. akhirnya gajah tertidur pulas. Matahari pun mulai terbit dari balik gunung ayam-ayam mulai berkokok, gajah pun mulai bangun dia langsung menuju perkebunan

“wow, angsa memang hebat dia menyelesaikan pekerjaannya dengan baik”
Kemudian angsa pun datang
“hai gajah kmu udah lama nunggu aku ya”
“aku tidak menunggumu, buat apa aku menunggumu”
“oh gitu ya”
Gajah pun bertanya
“kamu kemari ikhlas nggak”
“ya ikhlas la kamu kan sahabat aku yang paling sejati”

Angsa ingin mengatakan sesuatu “oh ya gajah. aku besok ke rumah pamanku aku ada urusan”.
“oh gitu ya”
“oh ya aku hampir lupa, aku juga tidak pulang ke rumah lagi, aku minta tolong untuk jagain perkebunan buah buahan ini apabila sudah matang semua tolong beritahu aku ya”
“siap bos” Sang gajah merasa iri hati karena dia disuruh suruh menjaga perkebunan sendiri.
‘enak saja kau ini sa aku disuruh suruh’ kata gajah di dalam hati.
“terima kasih gajah. aku tak pulang dulu membersihkan barang barang

Setelah berjalanannya waktu akhirnya sudah dua bulan.
“kok gajah belum memberitahu aku, ah pasti buah buahanya belum matang makanya gajah tidak memberitahu aku”

Di kebun buah buahan itu gajah merasa senang karena di situ tidak ada angsa, dan semua buah buahan itu sudah matang semua
“oh ya aku baru ingat bahwa kalau buah ini sudah matang aku harus beritahu angsa, ah ngapain juga aku beritahu angsa dia kan nggak mau menjaga buah ini”

5 hari lagi angsa mulai merasa cemas karena gajah sudah lama tidak memberi tahu, lalu angsa ingin melihat perkebunan itu
“wah, kenapa kebun ini tidak ada buahnya sama sekali”

Tiba tiba angsa melihat gajah yang ada di pojok kebun. angsa mendekatinya dengan mengendap-endap. Gajah tiba-tiba bicara sendiri “aku sudah kenyang kalau angsa ke sini.. aku akan diapakan ya”
Angsa mendengarkan semua perkataan itu dia sangat kecewa melihat temannya yang sangat serakah.
“gajah!.. kamu memang temanku yang serakah kamu membohongiku, aku mau persahabatan kita putus!!!” Akhirnya angsa dan gajah saling bermusuhan satu sama lain. angsa memberitahu semua perbuatan gajah ke semua penduduk hutan yang damai itu.

Cerpen Karangan: Noval Samudera
Facebook: Nopal Samudera
SMPN 1 Puri Mojokerto

Cerpen Gajah Yang Serakah merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Senjata Makan Tuan

Oleh:
Di sebuah hutan hiduplah berbagai macam binatang. Mereka hidup dengan aman dan tentram, tanpa perkelahian di antara mereka. Semenjak si Kelinci datang, penghuni hutan mulai risih dan tidak nyaman.

Pohon, Tupai dan Burung

Oleh:
Dalam sebuah hutan belantara, ada tiga sahabat yang sangat dekat satu sama lain. mereka adalah sebuah pohon tua, seekor burung dan seekor tupai. Sudah sedari kecil mereka bersama-sama, hingga

Cat

Oleh:
Bunga bermekaran di taman itu, semerbak mewangi menusuk indraku. Pohon sakura merajut gaun indah pada setiap kelopak tangkainya, membuat jiwa merasuk merona. Musim semi ini, semua siswa harus kembali

Buaya dan Kerajaan Katak

Oleh:
Pada suatu hari, ada sebuah kerajaan katak. Yang dipimpin oleh seekor katak yang dapat sihir. Akan tetapi di sana juga hiduplah seekor buaya. Ia senang memangsa warga dari kerajaan

Jika Aku Dan Kamu Sepasang Semut

Oleh:
Malam telah melukiskan rupa. Gelapnya hari telah tergambar beberapa jam lalu, hanya beberapa bintang yang bersinar malam itu. Bulan pun tertutup oleh awan-awan lebat di atas sana. Sekumpulan orang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Gajah Yang Serakah”

  1. wahyu says:

    cerita fabel nya bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *