Balas Dendam

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 19 February 2018

Namaku Silvi. Aku bersekolah di SMA unggulan Surabaya, sekarang aku sudah kelas XII. Aku mempunyai teman yang bernama Rey. Rey suka padaku. Dia pernah menebakku tapi aku menolaknya. Aku tidak suka kepada Rey karena aku masih mencintai Andi, Andi adalah mantan pacarku. Sampai saat ini aku belum bisa melupakanya.

Guruku memberikan tugas kelompok yaitu mengamati tanaman yang harus diselesaikan secepatnya. Di kelompokku ada Aku sebagai ketua kelompok, Nita, Egan, Meri, Chika dan termasuk Rey. Kami berencana akan mengerjakan tugas di taman kota.

Aku yang datang duluan dan yang kedua Egan, Meri, Nita, Chika dan yang terakhir Rey. Setelah kami menyelesaikan tugas, Egan, Nita, Meri, dan Chika pulang duluan. Di sana tinggal aku dan Rey. Di taman kota itu tidak ada orang, Di sana sunyi sekali.

Rey mulai mendekatiku dan aku mulai mundur, aku takut jika Rey mengapa-apakan aku.
“Rey kamu mau apa? kenapa matamu melotot kepadaku?” tanyaku.
“Kenapa? Kamu takut?” Tanya Rey.

“Rey apa itu yang ada di belakangmu?” Kataku.
“Ini pisau, aku akan mengirim kamu ke surga”. Kata Rey.
“T t tapi apa salahku sehingga kamu m mau membunuh aku?” Kataku.
“Salahmu adalah kamu sudah menolakku. Sejak itu aku mulai patah hati dan aku berjanji akan membunuhmu”. Kata Rey.

“Rey tapi aku tidak suka sama kamu” Bentakku.
“Kalau begitu terima pisauku ini pisauku ini akan mengirimmu ke surga. Dan asal kamu tahu aku ini psikopat yang akan terus membunuh siapa saja yang menolakku”. Kata Rey.
“Reyy jaangan!” Kataku.
Tiba-tiba saja pisau itu menusukku dan aku Mati.

Cerpen Karangan: Nur Halisa
Facebook: Nur Halisa Dai

Cerpen Balas Dendam merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sebuah Dendam

Oleh:
Aku adalah seorang gadis yang berumur 17 tahun, duduk di bangku SMA kelas 2. Ya, namaku Rina. Sekolahku terletak di desa Kalijati. Sekarang aku tinggal bersama adikku dan pamanku.

Horor Mencekam 2

Oleh:
Thata masih mengutak-atik laptop pemberian papanya. Jaman modern seperti ini bukan hal baru anak muda seperti thata sudah menikmati teknologi masa kini. Sementara adik tirinya novita yang masih kecil

Permainan Boneka

Oleh:
Empat anak perempuan memainkan boneka. Mereka semua berumur sama, 12 tahun. Tapi sebelum memulai, mereka terlebih dahulu membuat perjanjian agar permianan bisa dimainkan dengan lebih serius dan kompetitif. Maka

Dunia Lain Di Sekolah

Oleh:
“Tanpa kau sadari, sesungguhnya dia memperhatikanmu.” Berpindah-pindah tempat sesungguhnya adalah hal yang sangat memuakkan bagiku, meskipun terkesan memiliki sejuta pengalaman, hanya saja jenuh rasanya harus membiasakan hidup di lingkungan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *