Hantunya Beneran

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu), Cerpen Pengalaman Pribadi
Lolos moderasi pada: 8 December 2015

Pernah gak kalian ke rumah hantu di suatu lokasi bermain? Pernah gak kalian sadar di antara hantu yang bohongan ada hantu yang beneran? Gue pernah. Jadi waktu gue masih kecil gue hobi main ke wahana rumah hantu. Setiap ke tempat bermain kayak dufan atau pasar malem gitu tujuan utama gue pasti rumah hantu. Tapi ada suatu kejadian yang buat gue trauma sama wahana itu. Umur gue waktu itu masih sekitaran anak SD, Gue pergi main ke pasar malam sama tetangga-tetangga gue. Pasar malemnya deket komplek rumah gue. Ya udah kita jalan kaki ke pasar malem sampai sana gue langsung menuju wahana rumah hantu.

Gue beli tiketnya sama temen gue namanya Lisa. Kita berdua naik kereta rumah hantu, di pertengahan jalan bagian pocong-pocong keretanya ngadat ternyata listriknya mati. Kita diem, gak lama kemudian kita nangis, kita ketakutan gelap. Abis itu kita lihat ada satu pocong yang gerak, kita mulai seneng berarti listriknya nyala lagi, tapi kok keretanya gak jalan. Terus suara-suara seremnya juga gak nyala, kita bingung terus kita perhatiin pocongnya yang gerak tadi hilang. Kita ketakutan kalau pocongnya itu beneran, kita berdua turun dari kereta buat ke luar dari rumah hantu itu. Pas mau turun tiba-tiba pocong yang bergerak tadi berdiri di samping pintu kereta. Kita nangis jerit-jerit, terus kita ditolongin petugas keamanan lalu diantar pulang.

Sampai rumah gue tertidur pulas di kamar orangtua gue, besok paginya aku main ke rumah Lisa. Dia sakit gak mau makan, dia bengong, tatapannya kosong. Gue takut Lisa kenapa-kenapa. Gue izin sama orangtuanya Lisa buat jagain Lisa tidur pas malam. Gue dibolehin tidur sekamar sama Lisa malam itu, tepat jam 12 malam Lisa bersuara tapi bukan suara Lisa yang biasanya. Gue ketakutan, gue bangunin orangtuanya Lisa. Kita perhatiin gerak-gerik Lisa yang janggal. Sejam kemudian kita memutuskan untuk mengikat Lisa yang mulai melukai tubuhnya sendiri. Kita berdoa buat Lisa besok paginya Lisa kembali seperti semula.

Lisa bercerita ia mendapatkan mimpi aneh sehabis dari rumah hantu. Dia bercerita pocong yang di rumah hantu tersebut mengikutinya dan mencoba merasuki dirinya. Pocong tersebut berasal dari kuburan yang berada di atas kereta kita berhenti kemarin.

Cerpen Karangan: Rizka Ayu Sekarrini
Blog: www.rzkas.blogspot.com

Cerpen Hantunya Beneran merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Gara-Gara Buku Terlarang

Oleh:
Kukuruyuk! “Hoammmm… Jam berapa ini?” kata Shasha. “Ohhh jam 5” gunamnya. Dia segera kekamar mandi lalu wudhu. Setelah itu sholat shubuh. Setelah sholat shubuh… Shasha belajar pelajaran hari ini.

Misterious

Oleh:
“Selamat pagi, sayang.” Seseorang tiba-tiba berada di sampingku. Berjalan bersamaku. Dialah Rendy, pacarku. “Pagi juga. Tumben kamu berangkat pagi?” “Ya, emang gak boleh aku berangkat pagi? Kan biar aku

Beauty And The Beast Horror Side

Oleh:
Aku akan menceritakan sebuah cerita yang mungkin akan mengubah pemikiranmu bahwa tidak semua cerita dongeng akan berakhir dengan bahagia.. Suatu hari hiduplah seorang pedagang dengan seorang anak yang berparas

The Train

Oleh:
Decit suara kereta terdengar memekik di gendang telingaku. Beberapa orang terlihat turun dari mulut pintu gerbong di depanku dan beberapa lagi naik dari pintu gerbong lainnya. Aku menarik koper

Jin Penghuni Sendang

Oleh:
Sinar rembulan yang anggun nan redup menghiasi langit Bantul yang pekat. Hanya suara hewan malam yang masih terdengar sumbang. Kesunyian sudah biasa dirasakan, tak ada seorang pun yang berani

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

0 responses to “Hantunya Beneran”

  1. Raihanur says:

    Wah, beneran nih crita ??
    Seremnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *