Birthday Horror

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Misteri, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 5 May 2016

Pagi hari yang cerah dengan terik panas matahari gadis berambut panjang sebahu dengan nama Elena melangkahkan kakinya menuju kelas. Hari ini adalah hari ulang tahun teman-temannya tidak mengucapkan selamat ulang tahun untuk Elena. Mungkin mereka lupa pikir Elena. Lain dengan keluarganya, kakaknya membelikan kamera untuk Elena, mamanya membelikan baju baru, dan papanya membelikan celana panjang. Tapi ada kesedihan sendiri bagi Elena, teman-temannya tidak ada yang ingat akan hari ulang tahunnya. Bahkan sahabatnya, Endita pun tidak ingat. Berhari-hari teman-teman Elena tidak peduli. Mereka menganggap seakan-akan Elena tidak ada.

“Endita bolehkah aku meminjam pensilmu?” Tanya Elena pada saat pelajaran matematika. Endita mengacuhkannya dan meninggalkan Elena sendirian. Elena merasa Endita bukan sahabatnya lagi, maka Elena pun tidak pernah bersama Endita. Hari-harinya diisi dengan kesendirian di perpustakaan.

Pada hari Sabtu tepatnya tanggal 2 April dia hendak ke perpustakaan tetapi perpustakaan dikunci, lalu Elena menunggu mbak Rani penjaga perpustakaan. Dari tangga terdengar suara sepatu melangkah. Ah, pasti itu mbak Rani! Pikir Endita. Ternyata itu bukan mbak Rani melainkan Endita. Elena pura-pura tidak melihatnya. Tapi Elena tidak bisa menyembunyikan rasa pura-puranya, Elena pun melihat Endita memasuki perpustakaan! Pintunya tidak terkunci. Bagaimana bisa? Kok tadi aku buka nggak bisa ya?

Berbagai pertanyaan muncul di dalam benak Elena lalu Elena pun berusaha tenang dan memasuki perpustakaan. Anehnya lagi di perpustakaan itu sudah ada banyak orang. Keanehan terjadi lagi semua orang di perpustakaan sudah tidak ada, Elena baru menyadarinya saat dia mau meminjam buku. Pintu perpustakaan terkunci! Dan lampunya masih nyala. Elena melihat telepon di meja peminjaman buku, ia pun menelepon Bu Dede, guru bahasa Indonesia.

“Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif…”
“Ugh sial!” Umpat Elena.

Lampu perpustakaan yang menyala sekarang nyala-mati nyala-mati hingga berulang kali. Elena melihat ke sudut perpustakaan di sana ada perempuan dengan rambut panjang memakai baju terusan putih. “Aah! Siapa kamu??” Elena sangat takut dia mengira itu adalah hantu. Tiba-tiba pintu perpustakaan terbuka…
“Happy Birthday Elena Tresya!” Semua teman-temannya hadir di sana. Tetapi Endita tidak terlihat. Ternyata Endita adalah gadis berambut panjang memakai baju terusan putih until menakut-nakuti Elena. Kata teman-teman Elena, ulang tahun yang dibuat itu bernama birthday Horror juga April mop.

Fara teman Elena menceritakan bahwa yang mengunci perpustakaan pada saat Elena mau masuk itu adalah perbuatan Fara. Yang mengunci perpustakaan saat Elena tidak tahu Dan masih membaca itu adalah perbuatan Gladies. Elena memakan kue ulang tahunnya dan bertanya, “Yang mati-nyalakan lampu hingga berulang kali itu perbuatan siapa?”
Teman-temannya berpandangan dengan heran, lalu Gladies menjawab, “itu bukan dari rencana kami.” Nah, Terus siapa yang mati-nyalakan lampu perpustakaan?

Cerpen Karangan: Deesya Lovely Susanto
Halo semuanya. Namaku Deesya Lovely Susanto. Kalau yang mau ngobrol bisa di add id line: deesya04, atau follow Instagram @deesyaa_ Makasih 🙂

Cerpen Birthday Horror merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Keutuhan Sahabat

Oleh:
Disini aku masih duduk di sekeliling mereka yang menyayangiku. Canda dan tawanya masih terdengar di telingaku. Pandanganku masih menatap wajah mereka yang tertawa ria. Sentuhan pelukannya masih di tubuhku

Jagalah Kebersihan

Oleh:
Pada suatu hari hiduplah seorang anak laki-laki bernama Rudi hidup di kota orang untuk mengejar pendidikan yang ia impikan. Tinggal di kosan yang kotor tak terurus namun ia terbiasa

Harapan Palsu

Oleh:
Pagi itu aku melangkahkan kakiku untuk menuju ke sekolah. Aku Aqilah seorang gadis yang duduk di bangku kelas 8 SMP. Memang masih terlalu dini untuk merasakan Cinta. Tapi mau

Ayo Jangan Malas!

Oleh:
“Kamu udah di sekolah?” “Belum, nih. Jalan Ki Hajar Dewantara macet banget. Kayaknya baru sampai di sekolah lima belas menit lagi. Maaf, ya.” Seseorang yang tersambung panggilan teleponku menyahut.

Pantang Menyerah Mencari Cinta

Oleh:
Ini kisah cinta seorang remaja yang bernama Kiki. Dia adalah pencari cinta sejati yang pantang menyerah sebelum mencoba, saat masih SD dia sempat membuat cewek takluk kepadanya ini dia

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Birthday Horror”

  1. Lampunya mati nya karena lagi korslet pastinya :p

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *