Mengambil Hikmah

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Motivasi
Lolos moderasi pada: 16 May 2020

Bulan November, semua orang sangat senang dengan kedatangan bulan baru tapi mungkin hanya saya yang tidak, bukannya tidak suka atau benci dengan bulan ini tapi ada hal yang sangat saya takutkan.

Selama beberapa bulan ini, pasti ada saja musibah yang menimpa saya, makanya setiap dekat dengan tanggal baru saya selalu saja menangis ketakutan, entah saya kena kutukan atau bagaimana!!.

Saya bekerja di sebuah konter kecil untuk membantu keuangan keluarga, sudah 3 bulan saya bekerja di tempat itu tapi dalam 3 bulan itu banyak sekali yang terjadi, mungkin saya yang ceroboh atau bodoh. Kehilangan dan ditipu itulah yang terjadi pada saya, tapi dalam semua itu saya juga bisa belajar banyak hal, salah satunya belajar mengikhlaskan dan tabah.

Tapi saya sangat bersyukur karena di tempat kerja saya itu mempunyai bos yang sangat baik dan mengerti bahwa manusia pasti selalu melakukan kesalahan, dia juga bilang “ambil pelajaran saja dek, karena tidak ada sekarang orang yang bisa dipercaya, lebih teliti lagi dalam bekerja”

Ia dialah bos yang paling baik, jarang sekali kita mendapatkan orang seperti dia, tapi sebaik-baiknya orang kita juga tidak boleh mengambil kesempatan karena bagaimana pun saya yang salah, saya harus bertanggung jawab, mengganti semua kerugian yang saya lakukan.

“Ya allah mungkin ini cobaan yang engkau berikan kepada hamba, saya percaya setelah hujan pasti akan ada pelangi, begitupun dengan hidup saya setelah menderita pasti akan ada saatnya saya juga bahagia”
Karena hidup akan hampa tanpa adanya cobaan yang mengharuskan untuk meneteskan air mata.

Cerpen Karangan: Nurwahidah
Blog / Facebook: Nhurwahidah Aldha

Cerpen Mengambil Hikmah merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Love In Boston

Oleh:
Aku dilanda sebuah rasa yang hadirnya karena cinta, rasa yang hampir menyerap seluruh sumber air di mataku. Namanya Rindu. Ketika aku tak bisa memilih kepada siapa aku harus merindu,

Sebuah Mimpi Sebelum Tidur

Oleh:
“Good Bye my last years, welcome New Year, happy time, happy day, everywhere”, ku lihat lagi sebuah catatan kecil yang sempat ku tulis beberapa waktu yang lalu di tanggal

I’m Sure, I Can Do It!

Oleh:
(Awalnya, gue Elfina Astin Cuman sekedar bertanya sesuatu sama seorang guru di sekolah tempat gue sekolah, tapi entah kenapa kisah nyata ini seolah mendobrak inspirasi gue buat gue tuangin

Lembayung Senja (Part 1)

Oleh:
Suara bel yang nyaring dan panjang adalah alunan kebahagian bagi setiap murid. Mereka akan langsung mengemas barang-barangnya. Ini adalah waktu yang tepat untuk pulang setelah seharian menyebu akal dengan

Sejuta Pohon Untuk Ibu

Oleh:
Dulu ketika aku masih kecil, Ayah dan Ibu selalu mendidikku bagaimana cara Aku menghadapi bumi serta alam ini, seperti; menghadapi perilaku manusia, hewan dan tumbuhan di muka bumi ini.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *