Kado Cinta Pertamaku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Pertama, Cerpen Romantis
Lolos moderasi pada: 14 April 2014

Suasana subuh yang dingin membuatku enggan untuk menuju kamar mandi. Waktu sudah menunjukkan pukul 05.00 WIB. Aku harus bangun untuk menunaikan sholat subuh. Kulihat telepon genggamku sejenak, ada SMS masuk dari seseorang tanpa nama.

“Assalamu’alaikum wr wb, hai rina!! apa kabar? lama tidak bertemu nih, habis sholat subuh kita jalan yuk! aku ingin mengajak kamu ke sesuatu tempat, nanti aku yang jemput kamu ya.. by inan”. Pesan singkat yang membuatku merinding dan jantung berdebar-debar ini ternyata dari Inan teman lamaku. Aku tidak langsung membalasnya karena aku harus menunaikan sholat subuh terlebih dahulu.

Selesai sholat subuh, aku membalas SMS dari dia. “Walaikumsalam wr wb, allhamdulillah baik. Iya bisa. Kamu jemput aku sekarang ya!”. Aku segera berganti pakaian dan setelah itu menunggu jemputan.

10 menit berlalu, terlihat di depan rumahku dia datang dengan sepeda tinjaknya dan kemudian dia mengajakku naik sepeda itu.

Di sepanjang jalan ada canda dan bahagia yang kurasakan karena bertemu teman yang sudah lama tidak bertemu. Kami berhenti di sebuah jembatan dan sambil berbincang-bincang dengannya.
“Eh, kemarin kamu ulang tahun kan? Selamat ulang tahun ya, maaf aku tidak kasih hadiah nih kamu jangan marah ya..”, katanya sambil tersenyum menatap wajahku.
“Kamu masih ingat ulang tahunku? Makasih ya ucapannya, aku nggak mengharap hadiah kok bisa jalan bareng kamu aja aku udah senang banget karena kita kan lama nggak ketemu dan hari ini adalah hari yang paling bahagia buat aku. Makasih ya udah ngajak jalan hari ini”, kata ku sambil tersenyum kecil.

Tiba-tiba dia berdiri di depan ku sambil menggenggam kedua tanganku.
“Iya makasih juga udah menemani aku jalan hari ini, aku juga senang banget bisa jalan sama kamu. Emm.. aku punya sesuatu nih buat kamu”, dia memberikan sebuah kotak kecil yang aku tidak mengetahui apa itu isinya.
“Apa ini? Apa aku boleh membukanya?” kata ku dengan penasaran.
“Jangan dibuka dulu, nanti aja di rumah. Emm.. aku mau bilang sesuatu sama kamu. Jadi.. di hari ini.. di tempat ini.. kita udah jalan bareng.. aku senang dan aku nyaman sama kamu. Emm.. kamu mau nggak jadi pacar aku?”, sontak dia menyatakan perasaannya.

Perasaan bahagia sangat kurasakan hari ini, bahagia karena teman lama dengan tiba-tiba menyatakan perasaannya kepada ku. Aku tidak bisa berkata sesuatu karena sangat bahagianya. Dan akhirnya aku menerima dia sebagai pacar.
Setelah jalan-jalan dengannya, ketika di rumah aku penasaran dengan isi kotak kecil yang dia berikan. dengan perlahan ku buka dan isinya adalah ikat rambut dan gantungan boneka kecil berwarna pink. Hadiah yang lucu dan mengesankan. Namun, lebih mengesankan lagi ketika aku diberi kebahagiaan hari ini. Mungkin dialah kado terindah yang diberikan oleh Tuhan di hari ulang tahunku. Dan dialah kado cinta pertamaku.

Cerpen Karangan: Dwika Nor Rina
Blog: Http://cerpendwikanr.blogspot.com/

Cerpen Kado Cinta Pertamaku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sore Itu di Sekolah

Oleh:
Sekolah sudah sepi sejak sejam yang lalu. Tidak seharusnya kami masih di sini, berdiri saling berhadap-hadapan di tengah lapangan basket yang sedikit becek karena hujan tadi pagi. Tirta seperti

Cinta Berujung Persahabatan

Oleh:
Aku sudah mulai nyaman dengan Alfin dia adalah teman satu kelasku. Wajahnya bisa dibilang pas-pasan tetapi aku sangat nyaman padanya. Aku sering bercanda dengan dia dan suatu hari entah

Cinta Pertama

Oleh:
Ya sebenarnya saat aku sedang menulis ini tidak ada lagi perasaanku terhadapnya. Tidak tersisa sedikitpun. Tapi aku hanya ingin menuangkan sedikit kisah nyata dalam hidup. Entah dia yang bersangkutan

Langit Kosong

Oleh:
“Sinarnya tak mampu menerangi dunia layaknya mentari. Tapi bagi langit, bulanlah yang selalu menghangatkan malamnya yang dingin.” Ini sudah larut malam ketika Langit membereskan meja kerjanya. Kantor sudah lengang

Rasa Benci Akan Rindu

Oleh:
Perpisahan tanpa kata, senyum atau tangisan. Beberapa orang bilang kalau itu perpisahan idaman. Layaknya maling yang mengendap keluar rumah tanpa jejak dan berusaha tak memunculkan sedesah suara pun. Seperti

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

3 responses to “Kado Cinta Pertamaku”

  1. Nata says:

    Wah! Cerpenya romantis banget,kapan kira-kira ada cerpen seorang PHP terjebak cinta? Aku harap ada ya! Hehe.. Cerpenya amazing 🙂

  2. hafiidh says:

    cerpenya bagus, aku suka

  3. dwika says:

    insyallah nanti akan ada kelanjutan kisahnya…
    saya sebagai penulis mengucapkan terimakasih atas respon yang sangat baik itu sangat membuat saya senang dan bersemangat untuk menulis kembali. ^_^

    thank you.
    tunggu postingan berikutnya. ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *