Vira Maulisa Dewi

Kumpulan cerpen karangan "Vira Maulisa Dewi" , Total diketemukan sebanyak 10 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Rasa yang Pernah Tinggal (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 4 May 2021
Setelah kepergian Andrian, aku masuk ke kamar. Kata-kata panjang Andrian masih terngiang dalam telinga. Kepalaku kini dipenuhi sejuta kebimbangan, tetap di sini atau pergi mencari asa ke luar kota lagi. Berkali-kali aku mencoba untuk berpikir keras akan masalah ini. » Baca lanjutan ceritanya...

Rasa yang Pernah Tinggal (Part 1)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 4 May 2021
Hari ini mentari begitu terik. Sinarnya menusuk pandanganku. Angin yang berhembus terasa begitu panas. Debu-debu halus berkejar-kejaran, seakan ingin mendahului langkahku. Meski arlojiku baru menunjuk pukul tujuh kurang seperempat, namun beginilah suasana kota besar. Suara bising kendaraan sungguh membuatku » Baca lanjutan ceritanya...

Haruskah Kita Berpisah, Dyl?

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 4 May 2021
Siang ini langit terlihat sangat cerah, hanya beberapa lembar awan putih yang menggantung di bawahnya. Entah mengapa sang raja siang begitu semangatnya, hingga peluhku tak hentinya berjatuhan. Sungguh, hari ini hari yang melelahkan. Yang ada di kepalaku saat ini » Baca lanjutan ceritanya...

Akhir dari Ambisi Mahapatih Gajah Mada (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 2 May 2021
“Bundaa… Aku harus gimana?”, tanyaku lagi sambil kembali memelukknya. “Aku sangat mencintai Adian”. Bunda membalas pelukanku sembari mengelus punggungku. “Bunda tidak bisa berbuat apa-apa, Sayang. Sejak dulu keluarga Ayah sama Bunda memang percaya sekali dengan larangan itu”, jawabnya. “Itu » Baca lanjutan ceritanya...

Saudara Yang Terabaikan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 20 January 2018
Tujuh belas tahun yang lalu aku dilahirkan ke dunia oleh seorang perempuan yang sangat cantik, perempuan yang setiap hari aku panggil ‘ibu’. Semua orang pasti tahu betapa beratnya hidup di dunia ini, dengan segala cobaan yang menerpa yang mengharuskan » Baca lanjutan ceritanya...

Ketika Hati Harus Memilih

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 12 April 2017
Siang ini surya begitu semangat menerangi bumi. Sepulang sekolah kulemparkan tas merahku ke atas kasur. Kurebahkan badanku yang terasa lesu di sofa dekat jendela sembari merasakan dahaga yang menggerogoti tenggorokanku. Kakiku masih begitu berat tuk kuajak melangkah menuju dapur. » Baca lanjutan ceritanya...

Manusia Setengah Dewa

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 12 April 2017
“Mama, berangkat dulu ya. Sudah kesiangan ni, assalamu’alaikum”, pamitku lalu berlari karena jarum panjang arlojiku sudah mengarah ke angka 9. “Walaikumsalam, hati-hati, Chan”, sayup-sayup terdengar ucapan Mama saat aku sudah sampai di halaman. Segera ku masuk mobil dan menyuruh » Baca lanjutan ceritanya...