Bola Bekel, Kotak Emas dan Galasin

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Budaya
Lolos moderasi pada: 26 June 2013

Tahu mainan anak jaman sekarang? Ya, sudah pasti, kalau bukan Gadget, Handphone, dan lainnya. Seperti halnya dengan Lisa, yang selalu main dengan Handphone-nya.
“Lisa, sudah dong, main handphone-nya!” Tegur Mum. Lisa tak memberi respon sama sekali.
“Lisa, ayo dong, kita belajar, jangan main handphone terus,” Kata Dad menambahkan.
“Lisa, tak mau Daddy. Lisa kan, sudah pintar. Lagipula, Lisa sudah lulus SD,” Jawab Lisa sedikit marah. Lisa pun, berlari ke kamarnya.

Di kamarnya, Lisa terus memainkan handphone-nya, di dekat balkonnya.
“Aduh, baterainya habis lagi.” Lisa pun, men-cash handphone-nya. Lalu Lisa duduk di bangku, dekat balkon kamarnya sambil memakan camilan.
“Ah, bosan, tak ada mainan,” Kesal Lisa sambil melempar camilannya.
Lisa pun, melirik ke bawah rumahnya.
“Eh, mereka sedang main apa, ya?. Mungkin, aku boleh ikut main,” Gumam Lisa dalam hati.
Lisa pun, turun ke bawah, untuk pergi bermain.
“Lisa, kamu mau kemana?,” Tanya Mum. Lisa tak menjawab.
“Tapi, kok, dia tak membawa handphone, atau gadgetnya?” Tanya Dad, kepada Mum.
“Sudahlah, biarkan saja,” Kata Mum.

Di luar rumah…
“Hai, aku boleh ikut main tidak?,” Sapa Lisa.
“Boleh kok, Lis. Tapi, kamu bisa mainnya?,” Tanya Yati, salah seorang teman Lisa.
“Gak tahu, nama permainanya pun, aku gak tahu,” Jawab Lisa sambil nyengir.
“Namanya bola bekel. Ini permainan tradisional,” Kata Dhea menjelaskan.
“Oh, cara mainnya?,” Tanya Lisa lagi. “Aku tidak tahu cara mainnya,” Ujar Lisa.
“Ini loh …”. Lisa pun, diajarkan cara bermain bola bekel. Dan akhirnya, Lisa bisa.

Kami pun, bermain. Awalnya, tak seru. Tapi, sejak anak laki-laki datang, permainan menjadi seru.
“Eh, kita main Kotak Emas, yuk,” Ajak Esha.
“Cara mainnya?,” Tanya Lisa.
“Kita gambreng. Terus, yang keluar terakhir, berarti dia yang jadi pemburunya dan bla bla bla blabla …” Kata Sibly menjelaskan. Lisa pun, mengerti. Setelah gambreng, ternyata, Ari yang jadi pemburunya. Ari pun, mengejar yang lain, untuk mengoper yang lain, agar menjadi pemburunya. Tapi mengejarnya, harus digaris. Ari pun, menepuk bahu Lisa, dan “Lisa jadi pemburunya!,” Kata Ari.

Setelah lama bermain, mereka istirahat sebentar….
“Ada permainan yang lain?,” Tanya Lisa.
“Galasin!!!,” Kata Esha, Suci, Yati, Sibly, Dhea, Ari, dan Putra serempak.
“Oke, cara mainnya?,” Lisa bertanya lagi.
“Ini loh, kita membagi tim, menjadi dua tim. Nanti, tim satu dan tim dua melempar koin, koin siapa yang jatuh lebih dulu, dia yang menang. Dan tim yang menang, harus melewati lapangan. Tim yang kalah, harus menjaga, agar tim yang pertama tidak menang lagi dan bla bla bla bla …” Kata Putra menjelaskan.
“Seperti Gobak Sodor, ya?,” Tanya Lisa.
“Ya, ayo kita main!!!” Seru Suci.

Mereka pun, bermain sampai Zuhur. Dan mereka pulang kerumah masing-masing.
“Bye, teman-teman!.” Kata Lisa.
“Ternyata, permainan tradisional tak kalah seru dengan permainan di handphone ataupun tablet.” Gumam Lisa, sambil berlari.
“Lisa, kamu habis main apa?.” Tanya Dad.
“Lisa, main Bola Bekel, Kotak Emas, dan Galasin. Daddy, Mum, izinkan Lisa besok, bermain dengan anak-anak di luar lagi, ya.” Pinta Lisa.
“Ya, sayang.” Kata Dad dan Mum. “Horeee.” Sorak Lisa.

Di rumah kalian, ada tidak permainan seperti yang diamainkan Lisa dan teman-temannya?

Cerpen Karangan: Muhammad Rafi Athallah
Facebook: Muhammad Rafi Athallah

Cerpen Bola Bekel, Kotak Emas dan Galasin merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Arti Yang Sesungguhnya

Oleh:
Pada suatu hari ada lima sahabat. Mereka slalu bersama. Mereka memang cantik-cantik, mapan (kaya) dan sangat populer di sekolahnya tapi sayangnya mereka sombong dan angkuh. Saat mereka pergi ke

Keluargaku

Oleh:
Pada suatu hari tepatnya hari Jumat aku bangun tepat pukul 05.00, saat itu aku bilang “selamat hari sabtu” lalu aku mandi dan adikku terbangun dan bilang “selamat hari jumat”

Rumah Pohon Buku ANS

Oleh:
Hari minggu, Shyra sedang duduk di salah satu kursi di teras rumah. Di sampingnya, ada meja di atasnya segelas es teh dan sepiring biskuit Chococips Cookies. “Hmm… coba ada

Atlet Superhero

Oleh:
Satya adalah seorang atlet basket di sebuah negara kecil, dia sangat prihatin dengan keadaan negaranya itu yang akhir akhir ini sering terjadi kekerasan dan diserang oleh preman, polisi pun

Bejo Sang Juara Balap Karung

Oleh:
Pukul 16.00 Sore, terlihat sekumpulan orang dari yang dewasa hingga anak-anak sedang menyaksikan perlombaan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Bangsa Indonesia. Di dalam gerombolan tersebut terdapat enam anak yang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *