Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Kau Tidak Boleh Mencintaiku, Ya!

“Cinta itu misterius, tak ada yang tau bagaimana cinta itu datang” “Hey, boleh ya gue duduk disini” kata dia sambil senyum. Pengen bilang enggak boleh tapi enggak enak, setengah maksa gitu sih dia...

Selamat Tinggal Sahabat

Saat jam istirahat. Robi, Darwin, dan Coki seperti biasa mereka pergi ke kantin. Mereka adalah 3 sahabat yang sudah merajut persahabatannya dari SD sampai sekarang mereka kelas 3 SMA, begitu panjang perjalanan persahabatan...

Kepergiannya Yang Tak Terduga

Sabtu pagi ada kabar bahwa ayah saya kecelakaan tepatnya di jl. baru mamuju, setelah pulang sekolah hujan gerimis terus mengguyur wilayah di mamuju. pas jam 04.23 wib aku disuruh oleh tante saya yang kebetulan rumahnya aku...

Buta Tak Membatasi Segalanya

Aku berdiri di antara kerumunan orang-orang yang berada di bandara. Aku mendengar suara manusia di sekelilingku ribut sekali. Ada canda, tawa, teriakan anak kecil, hentakkan kaki, bunyi angin dan masih banyak lagi bunyi yang...

Lelaki yang Tercemar Air Mata

Wanita Satu Meski kau tak pernah alpa ciptakan cerah di senyummu, entah mengapa aku selalu bisa selami tatap itu bukan sebagai gerbang tawa, melainkan sepasang ceruk kesedihan. Aku memang baru mengenalimu seminggu lalu. Namun,...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

2 Responses to Kupu-Kupu Api

  1. Destia Eka Putri 14 June, 2013 at 5:50 am | | Reply

    Ceritanya unik, sukaa.. :)

  2. Yasmine 29 June, 2013 at 1:10 am | | Reply

    Good story :)

Leave a Reply